Benarkah DPRD Sungai Penuh Memelihara Oknum PNS Bermasalah?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Explore News – Dugaan persoalan yang melibatkan Andaris Minandar, oknum PNS di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh, kini turut menyeret perhatian publik kepada institusi tempatnya bekerja.

Sejumlah petani di Kabupaten Kerinci mengaku mengalami kerugian setelah hasil panen diserahkan kepada yang bersangkutan, namun menurut pengakuan korban pembayaran belum diselesaikan.

Informasi yang diterima Explore News menyebutkan, dugaan persoalan tersebut disebut-sebut sudah lama diketahui oleh sejumlah orang di lingkungan sekitar tempat Andaris bekerja.

Baca Juga :  Pergub Tinggal Aturan, BKBK Jambi Mangkrak, Desa Terlantar oleh Janji Al Haris

Jika benar demikian, publik mempertanyakan mengapa tidak ada tindakan atau pemeriksaan terhadap yang bersangkutan?

DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh memang tidak dapat dianggap bertanggung jawab atas persoalan pribadi seorang pegawai. Namun, apabila telah mengetahui adanya laporan atau dugaan yang merugikan masyarakat, sikap diam dapat menimbulkan kesan adanya pembiaran.

Bahkan muncul sorotan, apakah DPRD terkesan menutup mata dan membiarkan oknum PNS yang diduga bermasalah tetap bekerja?

Baca Juga :  Heboh Jual Beli Titik, Satu Yayasan di Kerinci Diduga Kuasai Lebih dari 10 Dapur MBG

Istilah “memelihara oknum PNS penipu” tentu masih merupakan tudingan dan harus dibuktikan. Karena itu, DPRD maupun Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh perlu memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak semakin berkembang menjadi persepsi negatif di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Jum’at (14/8/3026), belum ada komentar dari  Andaris Minandar maupun pihak DPRD Kota Sungai Penuh.

Follow WhatsApp Channel suaraeja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Edi Purwanto Perjuangkan Jalur Evakuasi Gunung Kerinci
APBD-P 2026 Jadi Titik Terang Jalan Belui- Koto Lanang, Ini Total Anggarannya!
Gubernur Siap Bantu, Dinkes Kerinci Jemput Bola Ajukan Kebutuhan RSUD 
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Kerinci dan PT KMH Bersinergi
Kualitas Udara Memburuk, ISPA di Kerinci Melonjak 511 Kasus, Ini Imbauan Dinkes!
Jalan Belui-Koto Lanang Jadi Prioritas, Pengerjaan Ditargetkan Akhir Oktober
Siapa di Balik Jaringan Rokok Ilegal Kerinci-Sungai Penuh?
Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pemdes Baru Semerah Bagikan Masker Gratis
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:36 WIB

Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Edi Purwanto Perjuangkan Jalur Evakuasi Gunung Kerinci

Selasa, 15 September 2026 - 12:45 WIB

APBD-P 2026 Jadi Titik Terang Jalan Belui- Koto Lanang, Ini Total Anggarannya!

Selasa, 15 September 2026 - 12:32 WIB

Gubernur Siap Bantu, Dinkes Kerinci Jemput Bola Ajukan Kebutuhan RSUD 

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27 WIB

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Kerinci dan PT KMH Bersinergi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:50 WIB

Kualitas Udara Memburuk, ISPA di Kerinci Melonjak 511 Kasus, Ini Imbauan Dinkes!

Berita Terbaru