Explore News – Di tengah keterbatasan fiskal dan upaya efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berupaya memberikan pembangunan terbaik bagi masyarakat. Salah satu infrastruktur yang mendapat perhatian adalah ruas Jalan Belui–Koto Lanang, Kecamatan Depati Tujuh.
Ruas jalan tersebut masuk dalam skala prioritas Pemerintah Kabupaten Kerinci. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Kerinci Monadi melalui Kepala Dinas PUPR Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., Sabtu (12/9/2026).
Maya mengatakan, seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan pada dasarnya menjadi perhatian pemerintah daerah. Saat ini, Pemkab Kerinci sedang dalam proses pengesahan anggaran APBD Perubahan (APBD-P) 2026.
“Jalan yang perlu penanganan seluruhnya menjadi prioritas daerah, tetapi kembali lagi pada kemampuan keuangan daerah,” ujar Maya.
Ia menjelaskan, ruas Jalan Belui-Koto Lanang telah mendapat perhatian khusus. Pemerintah daerah saat ini tengah mengupayakan agar proses perencanaan dan penganggaran dapat diselesaikan sehingga pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan.
“Perencanaan perbaikan Jalan Depati Tujuh bisa rampung tahun ini. Progresnya masuk pada APBD-P. Kepada masyarakat, kami harap bersabar,” katanya.
Maya menegaskan, dalam kondisi keterbatasan anggaran, pemerintah tetap berupaya semaksimal mungkin menangani kebutuhan infrastruktur masyarakat. Namun, setiap tahapan pembangunan membutuhkan proses, mulai dari perencanaan hingga penganggaran.
Senada dengan Kadis PUPR, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan tambahan anggaran melalui APBD-P 2026 untuk penanganan ruas jalan tersebut.
“Insya Allah tahun ini dikerjakan. Kami sedang mengupayakan adanya anggaran tambahan di APBD-P untuk perbaikan ruas jalan tersebut,” ungkap Frans.
Menurutnya, Kabupaten Kerinci mendapat tambahan anggaran yang dapat diarahkan untuk mendukung penanganan infrastruktur. Namun, dengan adanya perubahan anggaran, proses perencanaan juga harus kembali disesuaikan.
“Alhamdulillah, kita Kabupaten Kerinci mendapat anggaran tambahan. Tentunya proses perencanaan harus diulang. Ini yang harus kita kebut,” jelasnya.
Frans menargetkan, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ruas Jalan Belui–Koto Lanang dapat mulai dilaksanakan pada akhir Oktober 2026.
“Insya Allah akhir Oktober mulai dikerjakan,” pungkasnya.









