Dugaan Pungli Jutaan untuk Paspor di Imigrasi Kerinci, Warga Mulai Bersuara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kerinci – Pelayanan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kerinci kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mengeluhkan lamanya proses pelayanan yang mereka terima, bahkan muncul dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) untuk layanan percepatan pembuatan paspor.

Salah seorang warga yang mengurus paspor mengaku telah menyerahkan berkas dan mengikuti tahapan awal sejak pagi hari. Namun, dirinya baru dipanggil untuk proses berikutnya setelah pukul 14.00 WIB.

“Saya datang dari pagi, berkas sudah diserahkan. Tapi baru dipanggil setelah jam dua siang lewat. Dari pagi menunggu tanpa ada penjelasan yang jelas,” ujar warga tersebut kepada Explorenews.id.

Baca Juga :  Kinerja Berbuah Apresiasi, Kerinci Berprestasi dan Dapat 250 Bedah Rumah

Keluhan tidak hanya terkait lamanya waktu tunggu. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan adanya dugaan biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pelayanan paspor secara cepat.

Menurut sumber tersebut, salah seorang anggota keluarganya diminta mengeluarkan biaya hingga Rp3 juta untuk proses percepatan pembuatan paspor.

“Masa iya untuk pelayanan cepat harus mengeluarkan Rp3.000.000,” keluhnya.

Baca Juga :  Dugaan Keterlibatan Oknum Dekat Istana, Yayasan Kuasai Belasan Dapur MBG Kerinci

Lebih lanjut, beberapa sumber lain yang mengaku mengetahui kondisi internal pelayanan keimigrasian di Kerinci menyebut dugaan praktik pungli tersebut bukan hal baru.

“Dugaan pungli di Imigrasi Kerinci telah berlangsung sejak lama, bahkan bertahun-tahun,” ungkap salah seorang sumber.

Saat dikonfirmasi oleh Explorenews.id pada Rabu (10/6/2026), Kepala Kantor Imigrasi Kerinci, Purnomo, memberikan tanggapan singkat.

“Silakan ke kantor jika ada yang perlu didiskusikan ya. Terima kasih,” jawabnya melalui pesan singkat. (Ade P)

Follow WhatsApp Channel suaraeja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Edi Purwanto Perjuangkan Jalur Evakuasi Gunung Kerinci
APBD-P 2026 Jadi Titik Terang Jalan Belui- Koto Lanang, Ini Total Anggarannya!
Gubernur Siap Bantu, Dinkes Kerinci Jemput Bola Ajukan Kebutuhan RSUD 
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Kerinci dan PT KMH Bersinergi
Kualitas Udara Memburuk, ISPA di Kerinci Melonjak 511 Kasus, Ini Imbauan Dinkes!
Jalan Belui-Koto Lanang Jadi Prioritas, Pengerjaan Ditargetkan Akhir Oktober
Siapa di Balik Jaringan Rokok Ilegal Kerinci-Sungai Penuh?
Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pemdes Baru Semerah Bagikan Masker Gratis
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:36 WIB

Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Edi Purwanto Perjuangkan Jalur Evakuasi Gunung Kerinci

Selasa, 15 September 2026 - 12:45 WIB

APBD-P 2026 Jadi Titik Terang Jalan Belui- Koto Lanang, Ini Total Anggarannya!

Selasa, 15 September 2026 - 12:32 WIB

Gubernur Siap Bantu, Dinkes Kerinci Jemput Bola Ajukan Kebutuhan RSUD 

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27 WIB

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Kerinci dan PT KMH Bersinergi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:50 WIB

Kualitas Udara Memburuk, ISPA di Kerinci Melonjak 511 Kasus, Ini Imbauan Dinkes!

Berita Terbaru